Showing posts with label Wisata Bonapasogit. Show all posts
Showing posts with label Wisata Bonapasogit. Show all posts

17 November 2018

Indahnya Air Terjun Dua Warna Di Kecamatan Sibolangit

Air Terjun Dua Warna terletak di Kecamatan Sibolangit, Sumatera Utara... 




Airnya berasal dari Gunung Sibayak. Ketinggian Air Terjun Dua Warna berada pada 1270 meter dpl.
Kenapa dikatakan Air Terjun Dua Warna? Jawabannya adalah karena air terjun indah ini memang memiliki dua gradasi warna yang berbeda. Air yang tertampung dari pancurannya di bawah berwarna putih keabu-abuan sementara air terjun yang tumpah riuh dari atas berwarna biru muda.

air terjun dua warna

Kendaraan bermotor tidak sampai menjangkau lokasi oleh sebab itu perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki. Perjalanan dengan berjalan kaki memang agak jauh akan tetapi rasa capek anda akan terbayar dengan keindahan dan kesegaran airnya.

 

Anda akan semakin terkagum-kagum sebab di lokasi Air terjun Dua Warna, tidak hanya terdapat satu air terjun saja, melainkan tiga.

Eksplorasi Gua Liang Dahar Di Desa Lau Buluh Kabupaten Karo

Gua Liang Dahar Kabupaten Karo


gua liang dahar


Gua Liang Dahar merupakan salah satu lokasi yang wajib dikunjungi bagi yang suka petualangan. Letak gua ini berada di Desa Lau Buluh Kecamatan Kuta Buluh Simole Kabupaten Karo Sumatera Utara.

Gua Liang Dahar ini termasuk gua yang sangat fantastik dan ekstrim untuk di kunjungi.

baca juga; Teluk Dalam Primadona Peselancar Dunia
                       Festival danau toba 

Gua Liang Dahar terdiri 3 ruang besar dengan ukuran masing–masing 500 m², 400 m² dan 300 m², serta ruang ukuran kecil lainya. Di dalam gua terdapat mata air yang mengalir melalui terowongan kecil ke Desa Bekerah dan diatas dinding gua terdapat sarang burung layang–layang dan kalong serta didalam ruangan ditemukan beberapa dinding atas tetesan air yang jatuh ke dasar permukaan gua.

Bila kita ingin ke lokasi ini ada beberapa jalur, bila anda dari Medan menuju lokasi gua ini harus melewati Kota Berastagi dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam dan jarak dari Berastagi ke lokasi ini sekitar 40 km.

Teluk Dalam; Primadona Peselancar Dunia Setara Hawaii

Kota Teluk Dalam Menawarkan Banyak Pantai Menawan


pantai di teluk dalam


Teluk Dalam adalah sebuah kota yang berada di ujung Selatan Pulau Nias. Kota ini merupakan pintu masuk bagi peselancar dunia yang datang pada musim tertentu untuk berselancar. Teluk Dalam memiliki pantai-pantai yang indah seperti Pantai Lagundri dan Pantai Sorake. Kedua pantai ini menjadi primadona peselancar dunia karena gulungan ombaknya yang memiliki ketinggian sempurna setara dengan yang terdapat di Hawaii.

Beberapa desa di sekitar Teluk Dalam masih kental dengan tradisi dan arsitektur Nias yang unik, seperti Desa Bawomataluo yang berjarak sekitar 15 km dari Teluk Dalam. Desa ini berada di atas bukit dengan ketinggian 400 meter di atas permukaan laut. Rumah-rumah di desa ini memiliki arsitektur rumah adat Nias yang dikenal dengan Omo Nifolasara yang sudah berusia ratusan tahun.

Rumah-rumah di desa ini dibangun saling berhadapan sehingga menyisakan halaman luas yang digunakan sebagai tempat pertunjukan seni tradisi Teluk Dalam seperti Lompat Batu (Hombo Batu) dan Tari Perang.

Di Teluk Dalam juga terdapat peninggalan Megalitik yang berada di Desa Orahili, Kecamatan Gomo. Sejumlah batu berukuran besar berada di perbukitan dekat dengan Sungai Gomo. Menurut sejarah perbukitan dan batu-batu megalitik tersebut merupakan sebuah perkampungan yang berasal dari Zaman Batu Muda (Neolithicum) sekitar 1000 hingga 1500 Masehi.

Teluk Dalam dapat ditempuh dengan penerbangan dari Medan ke Gunung Sitoli dalam waktu 50 menit.


sumutprov.go.id

14 November 2018

Kacang Sihobuk; Makanan Khas Yang Cocok Jadi Oleh-oleh Dari Tarutung

Kacang Sihobuk makanan khas dari tarutung





Disepanjang perjalanan dari Tarutung ke Sipoholon, anda akan menemui banyak penjual kacang Sihobuk . Sesuai namanya, kacang ini berasal dari Desa Sihobuk, Tarutung, Tapanuli Utara.

Penciptaan kacang Sihobuk lekat dengan sejarah desa yang dilanda bencana longsor tahun 1982. Kala itu, bencana menelan belasan korban jiwa. Guna mengenang bencana ini, warga setempat memasak kacang yang dinamai Sihobuk.

Terlebih kacang tanah memang jadi hasil bumi yang banyak ditemui di sana. Kualitas kacang yang bagus ini membuat warga setempat mengolahnya secara serius.

Untuk membuat kacang Sihobuk, kacang perlu direndam dalam air selama 3-5 jam lalu dijemur sejenak. Setelah kering, kacang digongseng dengan pasir dalam belanga menggunakan api kayu bakar hingga matang. Proses ini masih menyertakan kulit kacang hingga kacang dikemas. Mengaduk pasir dengan kacangpun kabarnya butuh tenaga ekstra agar menghasilkan kacang sempurna.

Kacang Sihobuk terasa gurih khas dengan ukurannya yang besar. Tekstur kacang juga terbilang empuk sehingga enak buat camilan. jangan heran jika di kulit kacang masih tersisa sedikit pasir. Ini juga jadi ciri khas kacang Sihobuk yang dijual dalam kemasan kecil dan besar.

Nah, kalau Anda berkunjung ke Tarutung, pastikan membeli kacang Sihobuk sebagai oleh-oleh ya! Dijamin puas ngemil kacang ukuran besar dengan rasa gurih enak

13 November 2018

Inilah Tempat Wisata Baru di Sumatera Utara 2018

Tempat Wisata Baru di Sumatera Utara 2018





Sudah menjadi kebiasaan bagi sebagian calon wisatawan yang akan melancong ke Sumatera Utara selalu menanyakan paket wisata Medan. Sebenarnya makna pertanyaan itu akan meluas karena bisa jadi mereka sedang bertanya tentang paket tour Danau Toba, Bahorok, Taman Simalem atau destinasi lain di Sumatera Utara.

Sumatera Utara sebenarnya sangat kaya dengan objek wisata, namun belum semuanya terpublikasi ke khalayak ramai dan menjadi destinasi wisata. Banyak objek wisata yang hanya dikunjungi oleh penduduk setempat. Kurangnya perhatian dari pemerintah setempat juga mungkin menjadi salah satu penyebabnya ditambah lagi terbatasnya fasilitas yang ada termasuk infrastruktur jalan yang belum memadai.

Di samping itu, masalah rendahnya kualitas sumber daya manusia yang mengelola objek menjadi faktor penyebab lambatnya destinasi wisata baru agar dapat terekspos. Berikut ini adalah beberapa contoh destinasi wisata yang cukup potensial namun belum bisa dipromosikan ke publik:

1. Kawah Putih Tinggi Raja di Serdang Bedagai

2. Pasir Putih di Pulau Samosir Kabupaten Samsoir

3. Air Terjun Binagalom atau Air Terjun Situmurun Kabupaten Toba Samosir

4. Objek Wisata Batu Katak di Bahorok Kabupaten Langkat

5. Air Terjun Bukit Gibeon di Kabupaten Simalungun

6. Air Terjun Dua Warna di Sibolangit Kabuten Deli Serdang

detik.com

Paket Wisata Khusus Danau Toba Satu Harga Bisa Ke Tiga Kabupaten




Dalam rangka menggaet wisman Malaysia dan Singapura ke Danau Toba, Kemenpar mengeluarkan paket wisata khusus. Satu harga, bisa ke tiga kabupaten di Toba. Kementerian Pariwisata siap menggenjot jumlah wisatawan ke Danau Toba melalui paket wisata Wonderful Huta Toba. Paket ini ditujukan untuk wisatawan mancanegara asal Singapura dan Malaysia. Wisman yang membeli paket wisata ini bisa mengunjungi tiga kabupaten Huta Toba yakni Humbang Hasundutan-Tapanuli Utara-Toba Samosir.

"Kita tidak boleh lelet. Peta persaingan ke depan adalah yang cepat menyalip yang lelet, bukan yang besar menginjak yang kecil. Muaranya harus bergerak cepat, agresif, terus bergerak, menciptakan quick wins, dengan cara-cara cerdas," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/10/2018).

Dia menjelaskan penyiapan paket baru ini telah digas sejak Minggu (14/10) dengan menggandeng Tourism Consultant Mian Simanjuntak yang ikut mengembangkan wisata Raja Ampat dan Tolikara.

Mian Simanjuntak mengaku banyak menemukan warna baru yang menarik untuk di eksplorasi. "Daerah tropis tapi dingin. Ada kabut. Unik, kaya cerita, dan sangat berbeda," katanya.

Tim Percepatan Wisata Sejarah, Religi, Tradisi dan Budaya Kemenpar pun ikut terlibat. Selain itu pihaknya juga menggandeng Kepala Dinas Pariwisata setempat untuk diajak berkolaborasi dengan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar.

Untuk lokasi target wisatanya mulai dari Huta Ginjang, Sipiltik Homestay, perkebunan nanas Onanrunggu Sipahutar, rumah makan Gorga, hinggfa air panas Sipoholon di Tapanuli Utara. Sementara di Humbang Hasundutan ada industri pembuatan kacang, Desa Sitampurung, Bakkara, Batu Gaja Restaurat, Sisingamangaraja Palace Tour sampai Sipinsur Geo Site Park.

Selain itu ada pula Desa Meat, Lumban Silintong dan Hauma Bange Vilage, Balige Market Tradisional Balerong, Lumban Bulbul, hingga Desa Pagar Batu.

"Wisata Toba itu tidak hanya melihat danau ada banyak sisi lain yang bisa dieksplorasi. Alam, agrowisata, sejarah, religi, budaya dan kulinernya banyak yang keren," ucap Kasubbid Destinasi Area I B-Asdep Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar, Andhy Marpaung.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pariwisata Tapanuli Utara Binhot Aritonang, skema baru ini adalah salah satu bentuk promosi destinasi yang efektif. Ia mengatakan jika disentuh dengan cara yang pas, dia meyakini bakal punya 'daya ledak' yang luar biasa.

"Ada prinsip seeing is believing! Ketika sudah melihat, merasakan sensasinya, baru bisa disusun paket yang menarik untuk market mancanegara. Ini terobosan keren," papar Aritonang.

detik.com

10 November 2018

Danau Toba Dan 5 Letusan Super Besar Yang Pernah Terjadi Didunia


5 Letusan Super Besar Yang Pernah Terjadi Didunia


danau toba


Para ahli pernah memprediksi letusan super terjadi sekitar sekali setiap 45.000-714.000 tahun. Namun, temuan baru menunjukkan letusan super bisa terjadi setiap 5.200 tahun, sementara waktu yang paling mungkin antara letusan super saat ini diperkirakan sekitar 17.000 tahun.
Berikut adalah daftar lima supervolcano yang dapat menghancurkan peradaban.

1. Yellowstone Caldera
Yellowstone, yang terletak di Wyoming, AS, adalah gunung berapi paling terkenal dan juga memiliki potensi untuk menjadi yang paling kuat. Supervolcano Yellowstone terakhir meletus 700.000 tahun yang lalu, tetapi para ahli mengatakan gunung itu bakal meledak setiap satu juta tahun atau lebih.
Jika gunung berapi yang kuat itu meletus, diperkirakan 87.000 orang akan terbunuh dan dua pertiga dari AS akan tidak layak huni.
Ribuan ton abu memuntahkan ke atmosfer akan menghalangi sinar matahari dan secara langsung  mempengaruhi kehidupan di bawahnya yang menciptakan "musim dingin nuklir". Sejumlah besar sulfur dioksida yang dilemparkan ke atmosfer akan membentuk sulfur aerosol yang memantulkan dan menyerap sinar matahari.
USA Today, 8 Oktober 2018, melaporkan sebuah geyser yang biasanya tenang di Taman Nasional Yellowstone meletus bulan lalu, memuntahkan air hingga 30 kaki di udara.

2. Long Valley Caldera
Long Valley Caldera adalah gunung berapi yang terletak di Amerika Serikat. Gunung berapi California ini memiliki begitu banyak magma di bawah permukaan, yang bisa mendukung letusan setara dengan yang terjadi pada 767.000 tahun yang lalu, yang melepaskan 140 mil kubik material ke atmosfer.
Sebagai perbandingan, letusan Gunung St Helens tahun 1980 menghasilkan pelepasan 0,29 mil kubik. Long Valley Caldera adalah salah satu kaldera terbesar di Bumi, berukuran panjang 20 mil, lebar 11 mil dan dalam hingga 3.000 kaki (910 m).
Selama 5.000 tahun terakhir, sebuah letusan telah terjadi di suatu tempat di sepanjang rantai ini setiap 250 hingga 700 tahun - tetapi biasanya letusan kecil untuk mengurangi tekanan di bawah permukaan.

3. Campi Flegrei
Juga dikenal sebagai Phlegraean Fields, Campi Flegrei adalah satu-satunya supervolcano Eropa, yang terletak di bawah Napoli, Italia. Pembentukannya sekitar 39.000 tahun yang lalu membuat lava dan bebatuan terlempar ratusan kilometer jauhnya, yang menjadikannya letusan paling mengerikan dalam 200.000 tahun terakhir di Eropa.
Ini adalah wilayah vulkanik terpadat di dunia, dengan tiga juta orang tinggal di kota terdekat, Napoli. Para ilmuwan memperhatikan bahwa tekanan sedang dibangun di Campi Flegrei pada tahun 2005 dan pada tahun 2012 mereka menaikkan tingkat siaga dari Hijau ke Kuning, yang mendorong pemantauan ketat di situs tersebut.
Gunung api kuno ini terakhir meletus pada 1538 meskipun itu hanya kecil, yang berlangsung selama delapan hari.

Danau Toba adalah salah satu supervolcano terbesar di dunia dan terletak di Sumatera Utara, Indonesia. Terakhir meletus 74.000 tahun yang lalu menyebabkan 2.800 km kubik material terlontar ke atmosfer.
Menyusul letusan itu, suhu global menurun drastis selama satu dekade, dan abu menutupi wilayah besar Indonesia dan India. Sebuah pulau di tengah Danau Toba, Pulau Samosir, perlahan naik dan dianggap sebagai tanda Bumi menggelembung karena tekanan magma di bawah permukaan.

5. Taupo
Sebuah supervolcano yang terletak di bawah permukaan Danau Taupo di tengah Pulau Utara Selandia Baru. Gunung ini pertama kali meletus sekitar 300.000 tahun yang lalu dan sejak itu jarang sekali tenang.
Taupo bertanggung jawab atas letusan supervolcao terbaru sekitar 26.500 tahun yang lalu, mendorong 1.200 km kubik batu apung dan abu ke atmosfer.
Sejak itu, ada 28 letusan yang lebih kecil, dipisahkan dalam waktu antara 50 dan 5000 tahun yang menunjukkan betapa tidak dapat diprediksinya gunung yang satu ini.

Tempo.co.
EXPRESS | USA TODAY